Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Slider

BID

Persepsi!!!!

Tentunya masih kita masih ingat tentang slogan BITCHAN yang populer beberapa waktu yang lalu. Slogan itu menjadi jargon simbol perlawanan terhadap Korupsi di Indonesia. Kata tersebut berasal dari Bibit dan Candra yang merupakan dua pimpinan KPK yang terkena kasus kriminalisasi. Upaya pembelaan dari rakyat sangatlah luar biasa. Group di Facebook untuk membela kedua orang itu sampai di atas 1 juta member!!! Suatu hal yang luar biasa.

Akan tetapi, akhir-akhir ini muncul isu baru, yaitu bahwa ternyata Candra Hamzah tidaklah bersih-bersih amat. Isu yang berasal dari nyanyian Nazaruddin tersebut menyatakan bahwa Candra Hamzah (dan juga beberapa pimpinan KPK yang lain) tidaklah sebersih yang dikira orang. Apakah itu betul? Saya sendiri tidak tahu.

Lepas dari benar atau tidaknya nyanyian Nazaruddin tentang CH, hal yang menarik adalah bahwa persepsi masyarakat telah terbentuk dengan baik. Ketika ada isu tentang kriminalisasi KPK, maka persepsi masyarakat menyatakan bahwa KPK adalah lembaga superbody yang bersih. Setelah adanya itu tentang nyanyian Nazaruddin, maka timbul persepsi baru bahwa pimpinan KPK tidaklah bersih seperti yang dipersepsikan oleh banyak orang selama ini.

Katanya, nyanyian Nazaruddin bukanlah merupakan fakta hukum. Akan tetapi, bagaimanapun juga telah berhasil membentuk persepsi baru tentang pimpinan KPK. Persepsi memang bukanlah kebenaran, dan, fakta hukum juga bukanlah kebenaran yang mutlak. Persepsi memang dapat dibentuk dengan berbagai cara, misalnya pencitraan. Banyak produk yang sebenarnya biasa-biasa saja, dapat menjadi market leader pasar karena keberhasilan produsen dalam membentuk persepsi tentang produk tersebut.

Jadi dalam hal ini, Nazaruddin adalah berhasil dalam membentuk perseps!!!

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment