Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Slider

BID

Mengapa Kita Miskin?

Di sini konteks miskin adalah merujuk kepada pribadi, bukan kepada kita sebagai bangsa.  Bagi Anda yang kaya, atau merasa diri kaya, silahkan klik artikel yang lain saja! Ha.. ha....

Jawaban yang pertama muncul di benak kita, adalah, karena orang tua kita miskin! Meskipun tidak selalu, akan tetapi ada korelasinya, artinya jika orang tua kita kaya, maka biasanya kita juga akan disebut kaya, atau jika orang tua kita miskin, maka kita juga akan disebut orang miskin. Bahkan, seandainya kita tidak mampu menghasilkan uang serupiah pun, jika orang tua kita kaya raya, kita masih disebut kaya kok!

Jawaban yang kedua mungkin muncul, adalah karena kita tidak mempunyai akses kepada uang yang banyak. Ya iya lah, kalau kita mampu memperoleh uang banyak, kemungkinan besar kita tidak miskin. Jadi jawaban ini hanya akan menimbulkan pertanyaan baru, yaitu mengapa kita tidak mempunyai akses kepada uang yang banyak? Nah jawaban yang paling mungkin adalah karena gaji kita kecil, atau pendapatan kita kecil, jika kita tidak bekerja, tetapi mempunyai usaha sendiri.

Lalu mengapa gaji atau pendapatan kita kecil? Sangat terbuka beribu jawaban yang mungkin ada. Mungkin karena pendidikan kita rendah sehingga kita hanya mempunyai pekerjaan yang kurang memberikan gaji yang tinggi. Lalu mengapa pendidikan kita rendah? Lha karena orang tua kita miskin, jadi tidak mampu menyekolahkan kita! Ha.. ha...kembali lagi menyalahkan orang tua!

Kemungkinan jawaban lain adalah karena kita tidak mempunyai peluang untuk mendapatkan uang yang banayak. Ini jawaban yang agak cerdas! He he....Tapi banyak orang yang mengatakan bahwa kesempatan itu diciptakan, tidak ditunggu sehingga datang dengan sendirinya. Ada pepatah, orang yang berhasil adalah orang yang menciptakan peluang, tidak hanya memanfaatkan peluang atau bahkan hanya menunggu peluang!

Jadi bagi Anda yang merasa miskin, (he he maaf lho) mungkin karena Anda kurang mampu menciptakan peluang, kesempatan, inovasi, atau sejenisnya. Apakah orang yang pintar menciptakan peluang mesti kaya? Belum tentu juga. Mengapa? Karena tidak semua peluang berhasil, jadi tergantung dari kemampuan orang tersebut untuk bangkit lagi dan menciptakan peluang lagi. Selain itu, tidak semua orang mengejar materi dan pengin kaya kok....

Lagian, jika sudah kaya kita mau apa? Menikmati hidup? Kita bisa menikmati hidup tanpa harus kaya. Jadi buat apa bersusah-susah untuk menjadi kaya. Lalu, kalau tidak pengin kaya, mengapa harus mempertanyakan kenapa diri kita miskin???? Ha ha ha.....

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment