Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Slider

BID

Rumah Rengasdengklok Tidak Terbeli Pemerintah

bMasih ingatkah kita dengan pelajaran SD, ketika Soekarno singgah di Rengasdengklok sebelum Proklamasi? Mungkin samar-samar ingat, tapi kalau tidak juga tidak apa-apa kok. Menurut berita, saat ini rumah tersebut masih kokoh berdiri, akan tetapi sayangnya masih dimiliki oleh pribadi, yaitu ahli waris dari Djiaw Kie Song.

Rumah tersebut sebenarnya mempunyai nilai sejarah yang tinggi, karena terkait langsung dengan proses lahirnya Negara Indonesia. Mengapa rumah tersebut tidak dibeli atau diambil alih oleh pemerintah. Alasanya adalah karena pemerintah daerah Karawang tidak mempunyai dana untuk membeli atau mengambil alih rumah tersebut.


Hmmm..memang berapa sih harga rumah tersebut? Katanya sekitar Rp. 2 Millliar. Mahalkah? Bukan berarti saya kaya, akan tetapi untuk memulangkan Nazaruddin saja pemerintah mencarter pesawat seharga 4 Millliar. Mengapa melestarikan warisan penting tidak mempunyai dana yang 'hanya' Rp. 2 Milliar saja.
Sumber gambar Wikipedia.org
Miris sekali memang dengan alokasi dana pemerintah yang notabene adalah berasal dari pajak yang dibayar oleh rakyat secara paksa wajib oleh rakyat.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment