Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Slider

BID

Wanita Hami Ular!!! Hiiiiii

Ini berita dari viva news. Ada wanita ternyata mengandung seekor ular. Di usia separuh baya, Rasheedan Bibi, merasa tak mungkin lagi dapat mengandung anak. Saat merasakan perutnya membuncit layaknya wanita hamil, ia tentu menyangka dirinya tengah mengandung bayi.

Selang tujuh bulan kemudian, perutnya makin membesar. Tapi, dia makin merasa sakit seiring perutnya kian membuncit. Merasa ada kejanggalan di kehamilannya, Bibi pun cemas.

Warga Chora Saggar, Pakistan, ini akhirnya memutuskan untuk memeriksakan kandungannya ke rumah sakit terdekat--walaupun sehari-hari dia hidup dililit kemiskinan. Dokter yang menanganinya lalu memutuskan untuk melakukan pindai USG. Dan hasil USG menunjukkan bahwa selama tujuh bulan dia membesarkan seekor ular di dalam perutnya.

Diduga, kejadian aneh bin ajaib ini bermula dari air yang dia minum. Ketika itu, Bibi meminum air lewat kendi di rumahnya. Dia menduga, saat itu terdapat benih ular di dalam air yang lalu menyusup masuk ke perutnya seiring dia menenggak air.
Keanehan sudah terasa dua bulan berselang. Bibi mulai merasakan sakit pada perutnya yang mulai membesar. Nafsu makannya pun melonjak. Dia bahkan sanggup menghabiskan 14 potong roti dalam sehari.

Untuk mengeluarkan ular dari dalam tubuhnya, dokter minta dia untuk dibedah. Miskin tak punya uang, Bibi pun meminta pertolongan Perdana Menteri Pakistan, Punjab CM.

Untunglah, pemerintah Pakistan mengabulkan permintaannya dan ular yang kini berukuran besar itu pun berhasil dikeluarkan dari perut perempuan malang itu.

Kalau di Indonesia, kira-kira pemerintah mau gak ya membiayainya? Jika kasus tersebut sudah tercium media masa dan di blow-up, biasanya sih mau....tapi kalau gak ketahuan media massa, ya biasanya cuek-cuek saja.. he he.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment