Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia berkulit serupa, agama yang satu, tidak ada negara dan perbedaan. Perbedaan memang dikehendaki sang pemilik semesta. Perbedaan adalah hakekat penciptaan itu sendiri. Perbedaan itu indah!

Slider

BID

Pidato Soegija

Masyarakat Indonesia dewasa ini adalah suatu masyarakat yang berjuang untuk berkembang laju ke arah kesempurnaan hidup di atas bumi ini. Masyarakat yang demikian itu pada umumnya bersifat pragmatis, artinya gemar akan apapun juga, yang lazim berfaedah.

Dari pada itu yang menarik perhatian masyarakat kita yakni: Apakah Gereja Katholik dan umatnya, sungguh-sungguh bermanfaat bagi Negara dan Rakyat Indonesia pada umumnya? Apakah golongan Katholik benar-benar berguna untuk perkembangan Negara dan Bangsa Indonesia? Apakah umat Katholik Indonesia dengan gagah berani ikut serta dalam mengisi kemerdekaan, yang telah diperolehnya dengan keamanan, kesejahteraan dan kemakmuran?

Saudara-saudaraku angkatan muda! Jika kita bersama dengan memperlihatkan kepada khalayak ramai dengan bukti-bukti yang nyata dan terasa, bahwa kita memang berfaedah bagi masyarakat Indonesia dalam perjuangan hidupnya, maka Gereja Katholik dan umat Katholik senantiasa mudah diterima oleh sebagian besar dari rakyat Indonesia, yang pada hakekatnya memang berhati baik.

Dari pad aitu, marilah kita bersatu padu, membentuk kesatuan yang padat, bertata tertib dan bertata susila, berbudi bahasa dan bersopan santun, berjiwa merdeka dan bertanggung jawab, lemah lembut dan rendah hati, tetapi berani mati dengan ikhlas hati demi kesejahteraan Gereja, Negara dan Bangsa.

Semoga dengan kerja sama giat, kita dapat mewujudkan dynamo mesin masyarakat Indonesia, yang meskipun menampak sebagai barang kecil, tetapi berisi tenaga atom, yang mengagumkan gayanya.

(Kutipan salah satu Pidato Mgr. Soegijapranoto)

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment